Selasa, 29 Maret 2011

puisi untuk ibu

 BUNDA

Masih terbayang di pelupuk mata
kasih sayang mu untuk ku
Bercucuran keringat dan air matamu membesarkan aku.
Tulus kasihmu tiada noda

kini negeri seberang membuatku mengerti
kerinduan akan hadirmu
Telapak kakimu, keningku mencium
dan do'a selamat mengantar ku pergi

satu harapanmu akan ku junjung tinggi,
pesan tertanam begitu haru,
nyanyian nan syahdu mengantar tidur ku 
saat malam menyambut pagi.

Oh, bunda biarkan aku menangis
agar hati ini semakin mengerti
lelap tidurmu dulu terganggu karna tangis ku

tak terbalas kasih sayang mu 'bunda'

by: Dewi Apriyanti

API

rasamu deras membawa panas kejiwaku
kau beri guntur dihatiku
Dengan katamu

Aku tak ingin menjadi angin
Yang membawa api lebih jauh
Dan mengubah bentuk awan yang indah

Aku ingin menjadi langit
 Yang membiarkan halilintar berlalu dengan singkat
Karna aku ingin ini tetap begini
by: Dewi Apriyanti

puisi untuk ibu


 AKU AKAN TETAP MENJADI AKU

Aku tak sekuat karang
Aku tak setangguh gelombang
Aku tak sekokoh langit
Aku tak mampu jika harus begitu

Mangapa kau pandang matahari
Jika itu bisa membuat matamu sakit
Mengapa kau nantikan bulan
Jika bintang selalu ada setiap malam

Mengapa kau paksa aku
untuk menjadi yang kau ingin
sungguh aku ingin menjadi yang indah bagimu
namun aku tak mau pergi dari diriku

by: Dewi Apriyanti

tentang sebuah harapan


PUPUS


Ku pandang langit dengan penuh harapan
Tanpa terbayang akan kegagalan
Ku gantung mimpi dengan tali harapan
Berharap akan menjadi kenyataan

Namun kini aku harus mendaki langit dengan amarah
Memaksa hati tuk turunkan impian terindah
Menghapus seketsa mimpi dengan air mata
Mengubur mimpi meski luka

Kini langit harapan itu telah menghitam
Membuat hati ini terpejam
Kini aku hilang terhempas 
menjadi jiwa yang lepas

Aku tak ada tempat berpegang
Aku tak ada ruang berlindung
Dan pupus semua mimpi tanpa kenang

by: Dewi Apriyanti

semua tentang persahabatan...


AJARI AKU BAHAGIA


Jika aku jatuh nanti
bantulah aku untuk bangun
dan Obati lukaku dengan senyummu
Jika aku lemas
topanglah aku dengan semangatmu
Jika aku buta
bimbinglah aku dengan nasihatmu

Jika aku bersedih tunjukan bahagia padaku
Ajarkan aku tersenyum ketika aku menangis
Indahkan mimpiku ketika aku gunda
Perlihatkan ceriamu
Tuk ajari aku tertawa

by: dewi apriyanti

puisi untuk ibu


IBU


Kasih yang kau beri begitu sempurna bagiku
Walau kini aku jauh darimu
Kasih mu terhembus di setiap waktu
Bagai udara yang mengalir di sekujur tubuhku

Kau penyejuk dalam terik surya
Kau penyempurna pelangi dalam warnanya
Kau penghangat dalam dinginnya malam
Kasihmu nyata layaknya embun malam yang terlihat kala pagi

Meski suara dan senyum itu kini jauh dari ku
Namun kasih lembut itu tetap bersamaku
Kesempurnaan cinta mu membuat ku terharu
IBU

by: dewi apriyanti

semua tentang persahabatan...


PERSAHABATAN

Aku merasa persahabatan ini tak sempurna
Terlalu banyak lubang yang ada
Hingga ini sulit terasa

Hanya dengan tiga karakter dengan tiga kepribadian
Namun sulit untuk disetarakan
Ada ego, api, dan bayi
Namun itu bukan aku, dia, atau siapa

Aku tahu bukan persamaan yang menjalin persahabatan
Namun saling pengertian dalam perbedaan
Meski ini sulit dan tak seindah yang ku ingin
Namun harus kujalani
Karena ini kisah persahabatan ku

by: dewi apriyanti