Senin, 31 Oktober 2011

do'a ku untuk mu

Ya Allah,
Rendahkanlah suaraku bagi mereka
Perindahlah ucapanku di depan mereka
Lunakkanlah watakku terhadap mereka dan
Lembutkan hatiku untuk mereka…….
...
Ya Allah,
Berilah mereka balasan yang sebaik-baiknya,
atas didikan mereka padaku dan Pahala yang
besar atas kasih sayang yang mereka limpahkan padaku,
peliharalah mereka sebagaimana mereka memeliharaku.
Ya Allah,
Apa saja gangguan yang telah mereka rasakan
atau kesusahan yang mereka deritakan karena aku,
atau hilangnya sesuatu hak mereka karena perbuatanku,
maka jadikanlah itu semua penyebab susutnya dosa-dosa mereka
dan bertambahnya pahala kebaikan mereka dengan perkenan-Mu ya Allah,
hanya Engkaulah yang berhak membalas kejahatan dengan kebaikan berlipat ganda.
Ya Allah,
Bila magfirah-Mu telah mencapai mereka sebelumku,
Izinkanlah mereka memberi syafa’at untukku. sehingga kami semua berkumpul
bersama dengan santunan-Mu di tempat kediaman yang dinaungi kemulian-Mu,
ampunan-Mu serta rahmat-Mu……….
Sesungguhnya Engkaulah yang memiliki Kurnia Maha Agung,
serta anugerah yang tak berakhir dan Engkaulah
yang Maha Pengasih diantara semua pengasih.


amin ya Allah

thanks mom, yhanks dad,, thank you so much

Mungkin “dia” Memang Maha kuasa
Maha pintar, lagi Bijaksana.

Coba Kita lihat….
Ada ratusan juta yang dapat dipilihnya
Tapi, dia selalu tau, kemana aku akan dititipkan

Walau Hanya lewat usaha semalam
Hasilnya pun 9 bulan kemudian
Aku berhasil dilahirkan

Mom, terima kasih atas pengorbananmu
atas 9 bulan yang pasti melelahkan dalam hidupmu
atas perjuanganmu membinaku
menyayangiku…
mencintaiku…

Dad… Terima kasih atas Rasa sayangmu
Atas kerja kerasmu untuk membelikan ku susu
Membelikan ku baju, dan memenuhi semua kebutuhanku
Terutama atas kasih sayangmu
Yang membuat ku selalu Betah berada di sampingmu

Aku cuma bisa berharap dan berusaha
Apa yang kalian impikan atas diriku jadi kenyataan
Tapi terlepas dari itu semua
aku gak akan pernah melupakan
Kalian lah yang terhebat dalam hidupku

I love you mom
Very love you……
Dad…. Love you so much….
Very love you….

Selasa, 29 Maret 2011

puisi untuk ibu

 BUNDA

Masih terbayang di pelupuk mata
kasih sayang mu untuk ku
Bercucuran keringat dan air matamu membesarkan aku.
Tulus kasihmu tiada noda

kini negeri seberang membuatku mengerti
kerinduan akan hadirmu
Telapak kakimu, keningku mencium
dan do'a selamat mengantar ku pergi

satu harapanmu akan ku junjung tinggi,
pesan tertanam begitu haru,
nyanyian nan syahdu mengantar tidur ku 
saat malam menyambut pagi.

Oh, bunda biarkan aku menangis
agar hati ini semakin mengerti
lelap tidurmu dulu terganggu karna tangis ku

tak terbalas kasih sayang mu 'bunda'

by: Dewi Apriyanti

API

rasamu deras membawa panas kejiwaku
kau beri guntur dihatiku
Dengan katamu

Aku tak ingin menjadi angin
Yang membawa api lebih jauh
Dan mengubah bentuk awan yang indah

Aku ingin menjadi langit
 Yang membiarkan halilintar berlalu dengan singkat
Karna aku ingin ini tetap begini
by: Dewi Apriyanti

puisi untuk ibu


 AKU AKAN TETAP MENJADI AKU

Aku tak sekuat karang
Aku tak setangguh gelombang
Aku tak sekokoh langit
Aku tak mampu jika harus begitu

Mangapa kau pandang matahari
Jika itu bisa membuat matamu sakit
Mengapa kau nantikan bulan
Jika bintang selalu ada setiap malam

Mengapa kau paksa aku
untuk menjadi yang kau ingin
sungguh aku ingin menjadi yang indah bagimu
namun aku tak mau pergi dari diriku

by: Dewi Apriyanti

tentang sebuah harapan


PUPUS


Ku pandang langit dengan penuh harapan
Tanpa terbayang akan kegagalan
Ku gantung mimpi dengan tali harapan
Berharap akan menjadi kenyataan

Namun kini aku harus mendaki langit dengan amarah
Memaksa hati tuk turunkan impian terindah
Menghapus seketsa mimpi dengan air mata
Mengubur mimpi meski luka

Kini langit harapan itu telah menghitam
Membuat hati ini terpejam
Kini aku hilang terhempas 
menjadi jiwa yang lepas

Aku tak ada tempat berpegang
Aku tak ada ruang berlindung
Dan pupus semua mimpi tanpa kenang

by: Dewi Apriyanti

semua tentang persahabatan...


AJARI AKU BAHAGIA


Jika aku jatuh nanti
bantulah aku untuk bangun
dan Obati lukaku dengan senyummu
Jika aku lemas
topanglah aku dengan semangatmu
Jika aku buta
bimbinglah aku dengan nasihatmu

Jika aku bersedih tunjukan bahagia padaku
Ajarkan aku tersenyum ketika aku menangis
Indahkan mimpiku ketika aku gunda
Perlihatkan ceriamu
Tuk ajari aku tertawa

by: dewi apriyanti